PT KPC Komitmen Cetak SDM Unggul Kutai Timur Lewat Beasiswa dan Pendidikan Vokasi

13 Februari 2026
330 dilihat
1 min read

Sangatta – PT Kaltim Prima Coal (KPC) terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Kutai Timur. Tidak hanya melalui program beasiswa, perusahaan tambang bata bara itu bahkan mengintervensi kurikulum agar sesuai dengan kebutuhan industri.

Program beasiswa yang dikelola PT KPC hadir dalam berbagai skema, salah satunya adalah Beasiswa Mengabdi. Rancangan ini khusus untuk menjawab kebutuhan tenaga profesional di berbagai instansi daerah. Prosesnya mulai dari identifikasi kebutuhan instansi, seperti fasilitas kesehatan yang memerlukan tenaga medis atau sekolah yang kekurangan tenaga pengajar.

Terpusat di Ruang Meranti Kantor Bupati Kutai Timur, Jumat (13/2/2026), Ketua Pelaksana Beasiswa Berdaya PT KPC 2025, Febriana Kurniasari, menjelaskan pihaknya memastikan bahwa setiap penerima manfaat telah melalui seleksi yang ketat dan sesuai dengan bidang yang dibutuhkan. “Kita penyerahan beasiswa, untuk membiayai hidupnya selama perkuliahan. Dan dia (penerima manfaat) kembali lagi ke Kutai Timur dan bekerja di instansi yang sudah kita tetapkan di awal,” ujarnya.

BACA JUGA  Pemerintah Tunjuk NU Kelola Tambang Bekas KPC

Soal mekanisme kerja sama yang dibangun dengan pemerintah daerah, Febriana bilang untuk mengabdi itu sebenarnya PT KPC bekerja sama dengan pihak terkait. Sesuai dengan kebutuhan instansi, misalnya apabila di puskesmas butuh tenaga kesehatan atau sekolah mencari guru.

“PT KPC mencoba mencari siapa yang lolos untuk disekolahkan sesuai dengan bidangnya itu,” tambahnya.

Sementara itu, Acting General Manager External Affairs and Sustainable Development KPC Nanang Supriyadi menegaskan peran mereka di sektor pendidikan jauh lebih luas dari pemberian beasiswa. Pihaknya menyadari tantangan dunia pendidikan saat ini adalah menciptakan lulusan yang siap kerja.

Oleh karena itu, sambungnya, PT KPC juga fokus pada peningkatan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia sejak dari bangku sekolah. Intervensi dilakukan dengan menyelaraskan materi ajar dengan kebutuhan nyata di dunia industri.

BACA JUGA  Harga Acuan Batubara Agustus 2024 Mengalami Penurunan

“Kita membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas, kompetensi, dan salah satunya kita hadirkan anak-anak yang memiliki pendidikan yang baik, maka kami konsisten di setiap tahun memberikan bantuan-bantuan beasiswa,” katanya.

Bentuk intervensi yang dilakukan pada aspek kurikulum, persisnya pada pedoman pembelajaran industri yang dibutuhkan oleh sekolah. Komitmen berkelanjutan ini, menurut Nanang, menjadi penting untuk memastikan tidak ada generasi muda di Kutai Timur putus sekolah hanya karena persoalan biaya. Program beasiswa dipandang sebagai jaring pengaman sosial sekaligus investasi jangka panjang bagi masa depan daerah.

“Dan untuk beasiswa ini juga kita tidak bisa tinggalkan dan terus kita berikan, karena takutnya nanti ada potensi siswa tidak lanjut sekolahnya karena masalah pembiayaan misalnya,” pungkas Nanang.

 

Penulis: Muh. Ayyub

Editor: Redaksi Ulin Borneo