Sangatta – Proses pemulihan pascabanjir di Kecamatan Sangatta Utara masih berlangsung hingga kini. Pemerintah pun mendistribusikan bantuan kepada warga terdampak, meski jumlah logistik yang tersedia tak sebanding dengan data penerima.
Camat Sangatta Utara, Hasdiah Dohi, mengonfirmasi ada kesenjangan antara data warga terdampak dan ketersediaan bantuan. “Data yang masuk ke kami sebanyak 1.682 kepala keluarga (KK). Namun, bantuan yang diterima dari Dinas Sosial hanya 800 paket dan dari BPBD 200 paket,” jelas Hasdiah, Senin (9/2/2026).
Di lain hal, terdapat bantuan khusus untuk kelompok rentan. Persisnya tambahan tujuh paket khusus untuk balita telah diterima pihaknya. Kata Hasdiah, demi memastikan pemerataan, pemerintah tingkat kecamatan memerintahkan pembagian dari rumah ke rumah.
“Kami telah mendistribusikan ke seluruh RT terdampak di Sangatta Utara. Karena jumlah terbatas, kami wajibkan setiap RT membagi bantuan hingga ke setiap keluarga, sekalipun jatah per KK menjadi sangat kecil,” kata Hasdiah.
Kebijakan itu dianggap sebagai solusi darurat. Meski barang yang diterima pihaknya tidak sesuai permintaan. Dia pun berupaya memastikan semua mendapat bantuan, walau sedikit.
Bilangnya, banjir beberapa waktu lalu paling parah melanda sejumlah permukiman di Desa Persiapan Teluk Rawa, Gang Bone Teluk Lingga, APT Pranoto, dan Jalan Durian.
Penulis: Muh. Ayyub
