26 Tahun Berdiri, Mahyunadi Ajak Kutai Timur Masuki Fase “Serius Membangun”

20 November 2025
468 dilihat
1 min read

SANGATTA – Peringatan HUT ke-26 Kabupaten Kutai Timur menjadi momen refleksi terkait pembangunan daerah. Dalam upacara yang digelar di Lapangan Kantor Bupati, Wakil Bupati Kutim Mahyunadi menegaskan bahwa usia seperempat abad lebih bukan lagi fase euforia, melainkan awal bagi Kutim untuk bekerja dengan lebih siap, terukur, dan berorientasi hasil.

Mahyunadi menggambarkan perjalanan Kutim layaknya perjalanan hidup manusia yang terbagi dalam tiga fase: belajar, bekerja dan membangun, serta menikmati hasil. Dengan usia 26 tahun, menurutnya, Kutim telah memasuki fase kedua, bekerja dan menata masa depan, dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. “Kutim sudah melewati masa bersenang-senang. Sekarang saatnya bekerja dan membangun,” ungkapnya.

BACA JUGA  Teh Herbal dari Pekarangan: Dukungan PKK Sangatta Utara terhadap Kemandirian Ekonomi Ibu Rumah Tangga

Pandangan tersebut sejalan dengan tema HUT tahun ini, Kutai Timur Mandiri, Tangguh, dan Berdaya Saing. Tema itu, menurut Mahyunadi, bukan hanya sekadar slogan, melainkan arah yang harus diwujudkan melalui kebijakan konkret. Ia menekankan pentingnya efisiensi birokrasi dan penataan belanja publik agar pembangunan berjalan lebih produktif.

Infrastruktur adalah pendorong utama dalam percepatan pemerataan ekonomi. Ia berharap bahwa pertumbuhan tidak hanya terpusat di kota, tetapi mengalir hingga desa-desa di pesisir dan pedalaman. Selain pembangunan fisik, penguatan sumber daya manusia juga menjadi prioritas. Kutim memiliki banyak potensi anak muda yang perlu dibekali keterampilan, integritas, dan etos kerja kuat.

Mahyunadi juga mengingatkan agar peringatan HUT tidak berhenti sebagai upacara tahunan. Ia mengajak pemerintah dan masyarakat untuk memperbanyak program yang memberi dampak langsung terhadap masyarakat, sekaligus memaksimalkan potensi lokal seperti UMKM dan industri daerah untuk memperkuat PAD.

BACA JUGA  Mahyunadi Tunjuk Camat Muara Ancalong untuk Koordinasi Perbaikan Jalan dan Jembatan Poros Senyiur–Kelinjau Ulu

Menutup pesannya, ia mengajak seluruh pihak untuk menjadikan HUT ke-26 sebagai titik kebangkitan Kutim. “Dengan kerja keras dan kebersamaan, Kutim harus menjadi daerah yang semakin maju dan sejahtera,” ujarnya.(ADV/ProkopimKutim/UB)