STIPER Kutim Gandeng Pemerintah dan Swasta Bangun Ekosistem Pertanian Modern dan Berkelanjutan

16 November 2025
468 dilihat
1 min read

SANGATTA – Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER) Kutai Timur menegaskan komitmennya memperluas jejaring kerja sama strategis. Dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-20, kampus ini menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kecamatan Kaliorang, Karangan, dan PT Ranindo Internusa.

Penandatanganan yang disaksikan langsung oleh Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, itu menjadi bagian dari upaya STIPER untuk memperkuat kontribusi terhadap pembangunan daerah melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sejalan dengan semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Ketua STIPER Kutim, Dr. Ismail Fahmi Almadi, menyampaikan bahwa kerja sama ini memberi ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk praktik lapangan, riset terapan, dan pemberdayaan masyarakat. “Bagi pemerintah kecamatan dan pihak perusahaan, kerja sama ini juga menghadirkan dukungan akademis dan tenaga ahli dari kampus,” ujarnya.

BACA JUGA  Mahyunadi Dengarkan Keluhan Warga Sangkulirang, Perkuat Komitmen Layanan Dasar

MoU dengan Kecamatan Kaliorang dan Karangan difokuskan pada peningkatan SDM, pendampingan pertanian, dan ketahanan pangan desa, sementara kerja sama dengan PT Ranindo Internusa menitikberatkan pada riset, magang industri, dan inovasi pertanian modern.

Bupati Ardiansyah menyambut baik inisiatif ini sebagai wujud kolaborasi nyata antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia usaha. Ia berharap sinergi tersebut mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus mencetak lulusan yang siap berkontribusi bagi pembangunan Kutim.

Melalui langkah ini, STIPER Kutim meneguhkan diri bukan hanya sebagai penghasil sarjana, tetapi juga sebagai motor penggerak kemitraan strategis dan pembangunan berkelanjutan di daerah. (ADV/ProkopimKutim/UB)