KPC Cetak 28 Teknisi Listrik Muda, Bukti Investasi SDM Kutim yang Terus Berlanjut

16 November 2025
442 dilihat
1 min read

SANGATTA – Dalam upaya memperkuat kualitas tenaga kerja lokal, PT Kaltim Prima Coal (KPC) menuntaskan Program Apprentice Electrician Batch I Tahun 2024-2025 dengan melahirkan 28 lulusan baru. Momentum ini adalah penanda bahwa pembinaan SDM di Kutai Timur (Kutim) terus berjalan terarah dan berkelanjutan.

Program ini mendapat dukungan kuat dari pemerintah daerah. Saat pembukaannya pada 9 Desember 2024 lalu, Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, menegaskan bahwa apprentice electrician mencerminkan komitmen KPC terhadap peningkatan kapasitas SDM lokal.

General Manager Mining Operation Division (MOD) KPC, Muhammad Raizal, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberi kesempatan bagi lulusan ber-KTP Kutim agar memiliki keterampilan kompetitif di bidang kelistrikan.

BACA JUGA  Bupati Kutim Tekankan Pemberdayaan SDM dan Infrastruktur di RAT Koperasi Rukmana Sari

Dari 4.000 pendaftar, hanya 28 yang lolos seleksi dan mengikuti dua bulan pelatihan teori serta empat bulan On Job Training (OJT) di workshop KPC dan kontraktor. Ia berharap lulusan dapat bekerja terutama di sektor industri dan pertambangan yang sangat membutuhkan tenaga listrik terampil.

Penutupan program berlangsung di J23 Wisma Prima, Sangatta, dengan prosesi penyerahan sertifikat oleh Raizal kepada tiga perwakilan peserta yaitu Rian Agung Hendarto, Rezaldi, dan Muhammad Ridho Rahmansyah. Suasana hangat terlihat dari antusiasme para peserta yang telah menempuh enam bulan pelatihan intensif.

Salah satu peserta, Muhammad Ridho Rahmansyah menyampaikan rasa terima kasih dan kebanggaannya. Menurutnya, keterampilan yang didapat adalah modal penting untuk bersaing di perusahaan impiannya.

BACA JUGA  Desa Benua Baru Terima Infrastruktur dan Anggota BPD Baru

Manajemen KPC melalui GM ESD Wawan Setiawan, yang diwakili Manager Community Empowerment Nanang Supriyadi, menyampaikan bahwa apprentice electrician merupakan bagian dari tujuh program prioritas CSR perusahaan untuk pemberdayaan masyarakat.

Selain manajemen KPC, penutupan turut dihadiri perwakilan Disnakertrans, BLKI Mandiri Sangatta, serta jajaran internal terkait. Dengan tuntasnya program ini, 28 lulusan muda kini membawa keahlian baru sekaligus harapan bagi masa depan ketenagalistrikan di Kutim. (ADV/ProkopimKutim/UB)