IIQ Resmi Bermitra dengan BAZNAS Kutim, Perkuat SDM dan Profesionalisme Zakat

16 November 2025
379 dilihat
1 min read

JAKARTA – Kerja sama antara Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta dan BAZNAS Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi diteguhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Jakarta. Kesepakatan ini menjadi kelanjutan dari kunjungan IIQ ke Kutim sebelumnya dan membuka babak baru kerja sama pendidikan, peningkatan kapasitas, serta pemberdayaan umat.

Penandatanganan tersebut menandai komitmen kedua lembaga untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan lembaga zakat dalam pengembangan SDM daerah. Melalui kerja sama ini, kedua pihak akan memadukan Tridharma Perguruan Tinggi dengan kebutuhan peningkatan profesionalisme pengelolaan zakat di tingkat lokal.

Rektor IIQ Jakarta, Nadjmatul Faizah, menerangkan bahwa IIQ telah berkiprah selama 45 tahun sebagai pesantren berbasis kampus yang berfokus pada Ulumul Qur’an dan Tahfiz, khususnya bagi sarjana perempuan. IIQ juga membuka program studi Hukum Ekonomi Syariah, Manajemen Zakat dan Wakaf, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, Komunikasi dan Penyiaran Islam, Pendidikan Agama Islam, hingga PAUD Islam. Selain itu, IIQ telah membuka program pascasarjana dan doktor dan merencanakan wisuda tahfidz pada September 2025.

BACA JUGA  Daur Ulang Bernilai Budaya, Kutim Ajak SKK Migas–Pertamina Tingkatkan Kolaborasi CSR

Ketua BAZNAS Kutim Masnip Sofwan mengapresiasi fasilitas dan program akademik IIQ, serta berharap mendapatkan dukungan penuh dari Pemkab Kutim mengingat peluang besar yang dapat diraih melalui kerja sama ini.

Menjawab hal tersebut, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa ia akan mendukung kerja sama ini sepenuhnya. Ardiansyah menilai bahwa BAZNAS Kutim telah menunjukkan kinerja baik sebagai pengumpul zakat terbanyak, terutama dari kontribusi ASN.

Ardiansyah menjelaskan bahwa kerja sama dengan IIQ dapat membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda Kutim.  “Hubungan dengan IIQ juga luar biasa. Mudah-mudahan dari sini terbuka kesempatan untuk anak-anak Kutim,” tambahnya. Ia juga mendorong BAZNAS agar memperluas sumber zakat. Zakat tidak hanya mengandalkan ASN, tetapi juga melibatkan perusahaan.

BACA JUGA  Pemkab Kutim dan Baznas Salurkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Wanasari

Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam memperkuat pendidikan keagamaan dan pemberdayaan masyarakat di Kutim. (ADV/ProkopimKutim/UB)