AHK Siap Emban Tugas Sebagai Pjs Bupati Kutai Timur

Agus Hari Kesuma siap menjalankan roda pemerintahan Kutai Timur agar stabilitas dan kondusifitas wilayah tetap terjaga, serta menjaga netralitas ASN.
25 September 2024
291 dilihat
1 min read
Agus Hari Kesuma usai pelantikan sebagai Pjs Bupati Kutai Timur oleh Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik di Pendopo Dalam Lamin Etam, 25 September 2024. Foto: ISTIMEWA

SAMARINDA – Agus Hari Kesuma mengaku siap menjalankan tugas sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kutai Timur. Salah satunya menjalankan roda pemerintahan agar stabilitas keamanan dan kondusifitas wilayah tetap terjaga.

“Selama proses pilkada, sebagai Pjs bupati akan ikut menjaga keamanan, ketertiban, serta memfasilitasi pelaksanaan pilkada,” ujarnya kepada media usai dilantik Pj Gubernur Akmal Malik, di Pendopo Dalam Lamin Etam, Samarinda, Rabu, 25 September 2024.

BACA JUGA  Bahasa Indonesia di Dunia Usaha, Mahyunadi Tegaskan Identitas Nasional di PT Kobexindo Cement

Berjas dan berkopiah hitam, kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Provinsi Kaltim itu mengatakan, dirinya mendapat pesan dari Pj Gubernur Kaltim agar menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) selama proses pilkada.

“Ini menjadi salah satu prioritas saya agar pilkada berjalan lancar dan tanpa hambatan. Netralitas ASN adalah hal yang sangat penting,” tandas alumni S2 Ilmu Administrasi Negara, Universitas Mulawarman itu.

Agus menambahkan bahwa dirinya siap menghadapi berbagai tantangan tambahan yang mungkin timbul selama masa jabatannya sebagai Pjs. Apapun tugas tambahan yang diberikan, dia siap menjalankannya dengan penuh tanggung jawab.

BACA JUGA  Resmi Menjabat Pjs Bupati Kutai Timur, Segini Harta Kekayaan AHK

“Sami’na wa atho’na. Ikut arahan pimpinan dan jalankan tugas hingga selesai,” pungkasnya.

Sebelum menjabat Pjs Bupati Kutai Timur, pria dengan sapaan akrab AHK ini, pernah menjabat Kadis Sosial Kaltim dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltim.

Ia juga pernah diusulkan menjabat Pj Bupati Panajam Paser Utara (PPU) di tahun 2023, namun gagal. (*/che)

Jangan Lewatkan