Kutai Timur, UlinBorneo.id – Rumah Presiden terpilih Prabowo Subianto di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi pusat perhatian politik nasional tadi malam (15/8/2024). Pucuk pimpinan dari tiga partai politik (parpol) besar, yaitu Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo, dan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono, berkunjung secara bergiliran ke kediaman Prabowo.
Kedatangan mereka bukan tanpa alasan. Ketiga pimpinan parpol tersebut hadir untuk menyatakan dukungan penuh kepada pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, yang menyambut baik dukungan tersebut. Prabowo, yang pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2024 diusung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM), tampak senang hati menerima komitmen dari partai-partai yang sebelumnya mengusung kandidat lain.
Mengutip detik.com Ketum Partai NasDem Surya Paloh menjadi pertai pertama yang datang bertemu Prabowo kemarin. Paloh tiba di Kertanegara pukul 16.19 WIB. Setelah pertemuan, Paloh menyatakan siap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran.
Hal itu disampaikan Paloh usai bertemu Prabowo Subianto. Dia mengatakan dalam pertemuan itu membahas kehidupan kebangsaan yang harus bergerak dinamis.
“Agar upaya dan harapan kita bersama untuk mengantarkan kehidupan kesatuan masyarakat agar semakin bisa tercapai,” ujar Paloh.
Paloh juga menyinggung pentingnya para elite bangsa untuk bersatu menghadapi tantangan. Dia berharap perjalanan tidak berhenti karena ketidakpahaman.
“Betapa pentingnya para elite bangsa harus bersatu untuk menghadapi tantangan yang semakin besar yang kita hadapi. Harapan-harapan kita agar progres perjalanan ini tidak boleh terhenti karena keangkuhan, ketidakpahaman betapa pentingnya persatuan itu sebagai salah satu kekuatan utama untuk kehidupan bangsa kita,” jelasnya.
Selanjutnya Plt Ketum PPP Muhammad Mardiono tiba di kediaman Prabowo pukul 18.29 WIB tidak berselang lama, usai Paloh meninggalkan lokasi. Mardiono menyatakan PPP harus mendukung pemerintahan yang akan datang. Namun, dia mengatakan, hal itu merupakan proses dari menjaga demokrasi.
“Tetapi karena itu sudah kita lakukan dan kita selesaikan, dan sudah ada keputusan. Maka PPP tidak ada alasan lain yaitu harus mendukung kepada presiden terpilih yaitu Bapak Prabowo Subianto agar bisa menjalankan semua program-program kerja yang hari ini telah ditunggu-tunggu rakyat Indonesia,” ungkapnya.
Terakhir Ketum Perindo Angela Tanoesoedibjo menyambangi rumah Prabowo pukul 18.56 WIB. Usai bertemu Prabowo, Angela mengungkap dukungannya kepada pemerintahan Prabowo-Gibran.
“Betul, (Perindo) resmi mendukung pemerintahan yang sah Prabowo-Gibran,” kata Angela.
Menurut Angela, dukungan itu bukti Perindo ingin berkontribusi lebih baik kepada negara. Menurutnya, hal itu hanya bisa dilakukan jika berada di pemerintahan.
Koalisi Indonesia Maju kini semakin gemuk dengan tambahan dukungan dari ketiga partai tersebut. Menurut kabar yang beredar, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) juga akan segera bergabung dalam koalisi ini. Dengan demikian, PDI Perjuangan (PDIP) akan menjadi satu-satunya partai besar yang berada di luar pemerintahan Prabowo-Gibran, menjadikannya oposisi utama dalam pemerintahan mendatang.
Kedatangan para pimpinan parpol ini menandai babak baru dalam politik Indonesia, dengan pemerintahan Prabowo-Gibran yang diharapkan semakin solid dengan dukungan mayoritas partai-partai besar. (*/Deen)
