Museum Kutim Tertunda, Harapan Bertumpu pada Dukungan Pusat

18 November 2025
339 dilihat
1 min read

SANGATTA – Pembangunan museum Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang telah lama dinantikan terpaksa dihentikan sementara pada tahun ini. Hal ini disampaikan oleh Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kutim, Padliyansyah, yang menjelaskan bahwa pemotongan anggaran menyebabkan penundaan proyek yang sebelumnya direncanakan.

“Iya, Alhamdulillah untuk pembangunan museum sementara karena kemarin efisiensi, kita anggarkan ada 2M terhapus,” ujar Padliyansyah. Penghapusan anggaran sebesar Rp2 miliar ini membuat proyek pembangunan museum tidak dapat dilanjutkan pada tahun ini. 

“Maka untuk tahun ini stop dulu, mudah-mudahan di tahun depan ada,” tambahnya dengan nada tetap optimis.

Padliyansyah menyatakan bahwa untuk memastikan proyek ini dapat segera direalisasikan, ia akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat. “Saya juga akan akhir tahun ini akan ke Pusat untuk menindaklanjuti, siapa tahu ada bantuan dari pemerintah pusat untuk segera dibangun museum itu,” paparnya lebih lanjut.

BACA JUGA  Bupati Kutim: Gedung Kejari Rampung, Lapas Segera Menyusul

Anggaran awal yang diajukan untuk pembangunan museum tersebut mencapai sekitar Rp15 miliar, yang mencakup biaya pembangunan struktur fisik bangunan. “Kalau keseluruhan kemarin kan anggaran yang dibuat oleh konsultan itu sekitar 15 miliar, kurang lebih, itu untuk bangunannya, isinya belum, karena isinya kan nanti ada lagi yang ditutup bangunan fisiknya,” ungkap Padliyansyah.

Namun, meski ada pemotongan anggaran, lokasi pembangunan museum tetap berada di Jalan Soekarno-Hatta, seperti yang telah direncanakan sebelumnya. Dengan demikian, masyarakat Kutim masih harus menunggu kepastian anggaran, baik dari APBD maupun bantuan pemerintah pusat, untuk merealisasikan museum yang menjadi simbol kebanggaan daerah. (ADV)