Maroon 5 Mengguncang JIS ! Euforia, Perjuangan dan Harapan Konser di IKN

4 Februari 2025
528 dilihat
2 mins read

JAKARTA – Setelah satu dekade absen dari Indonesia, grup musik pop rock legendaris asal Amerika Serikat, Maroon 5, akhirnya kembali menghibur penggemar setianya di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (1/3/2025). Konser yang menjadi bagian dari tur Asia 2025 ini sukses memukau ribuan penonton dengan penampilan spektakuler dan energi yang tak pernah padam.

Dengan formasi lengkap yang terdiri dari Adam Levine (vokal), Jesse Carmichael (keyboard), James Valentine (gitar), Matt Flynn (drum), PJ Morton (keyboard), dan Sam Farrar (multi-instrumentalis), Maroon 5 membawakan 20 lagu hits mereka dalam durasi kurang lebih dua jam. Konser ini menjadi puncak dari perjalanan tur mereka di Asia, yang sebelumnya telah menyambangi Manila, Bangkok, Tokyo, Kuala Lumpur, dan Kaohsiung.

Ribuan penggemar yang dikenal dengan sebutan “Marooners” sudah memadati area JIS sejak siang hari, termasuk jurnalis ulinborneo.id yang juga menjadi salah seorang fans sejak awal kemunculan band asal negeri Paman Sam tersebut. Meski konser baru dimulai pukul 20.30 WIB, antusiasme penonton terlihat sejak siang. Banyak yang rela antre panjang untuk menukarkan tiket mereka menjadi gelang masuk (wristband) di lokasi yang telah disediakan panitia.

“Kami sangat merekomendasikan penonton untuk menukarkan tiket sebelum hari konser agar tidak terjebak antrean panjang,” tulis PK Entertainment, promotor konser, melalui akun Instagram resminya.

Penukaran tiket dilakukan di dua lokasi, Lagoon Garden-The Sultan Hotel & Residence pada 30-31 Januari dan Lapangan ITF JIS pada 1 Februari.

Perjuangan untuk menyaksikan Maroon 5 secara langsung sudah dimulai sejak September 2024, ketika penjualan tiket presale dibuka. Banyak penggemar yang harus bersaing ketat untuk mendapatkan tiket, terutama melalui sistem online. Bagi penggemar di luar Pulau Jawa, tantangan sinyal internet yang tidak stabil menjadi hambatan tersendiri.

BACA JUGA  HUT Bhayangkara ke 78 Tahun, Polri Tetap Optimal Berikan Pelayanan Terbaik di Bumi Etam

Harga tiket konser ini bervariasi, mulai dari Rp 1,45 juta untuk kategori termurah hingga Rp 6 juta untuk kategori terbaik. Selain itu, panitia juga menyediakan paket Early Entry seharga Rp 4,2 juta, yang memberikan akses masuk lebih awal, merchandise eksklusif, dan fasilitas VIP lainnya.

Untuk memastikan konser berjalan lancar, panitia menerapkan sejumlah aturan ketat. Penonton dilarang membawa barang-barang seperti obat-obatan terlarang, rokok, vape, tas berukuran besar, serta benda tajam dan mudah terbakar. Selain itu, hanya tas berukuran maksimal A4 yang diperbolehkan masuk ke dalam venue.

Pihak penyelenggara juga menyediakan fasilitas transportasi tambahan, termasuk perpanjangan operasional Transjakarta hingga tengah malam dan layanan shuttle dari kawasan Ancol. Sebanyak 1.507 personel gabungan dari TNI, Polri, dan instansi terkait juga diterjunkan untuk mengamankan acara ini.

Sebelum masuk ke penampilan artis utama, seluruh Marooners dihibur band pembuka Culture Wars dan DJ Mailbox. Setelah itu konser Maroon 5 dibuka dengan lagu hits Animals yang langsung memicu euforia penonton. Adam Levine, dengan suara khasnya, berhasil memimpin ribuan penonton untuk bernyanyi dan menari bersama. Lagu-lagu seperti One More Night, This Love, dan Sugar menjadi puncak kegembiraan, sementara She Will Be Loved dan Memories membawa nuansa haru.

Salah satu momen paling dinantikan adalah ketika Adam Levine membawakan Lost Stars, lagu soundtrack film Begin Again yang jarang dibawakan dalam konser Maroon 5. Levine bahkan melakukan video call dengan sang istri, Behati Prinsloo, sembari menyanyikan lagu tersebut.

BACA JUGA  Sambut Bulan Suci Ramadan, PT Philindo Jaya Perbolehkan Hal Ini ke Karyawannya

“Kami sangat senang kembali ke sini (Indonesia)! Apakah kita akan menghabiskan waktu indah malam ini?” ujar Adam Levine di tengah penampilannya, yang disambut sorak-sorai penonton.

Kurang lebih terbawa euforia, adrenalin memuncak di akhir konser. Konser ditutup dengan lagu Sugar, diiringi letupan kertas warna-warni (confetti) yang memenuhi udara. Meski konser telah usai, perjuangan penonton belum berakhir. Ribuan orang harus berdesakan keluar dari JIS, yang terkenal dengan pintu keluar yang sempit. Banyak yang memilih berjalan kaki atau menggunakan ojek online untuk menghindari kemacetan.

Bagi penggemar dari luar Jawa, konser ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan namun juga penuh perjuangan. Termasuk jurnalis ulinborneo.id yang menjadi salah seorang “pejuang” dalam konser ini.

“Seandainya konser internasional bisa digelar di Kalimantan Timur, ini bisa menjadi solusi bagi penggemar dari timur dan barat Indonesia untuk bertemu di wilayah tengah. Sekaligus menghidupkan ekonomi di daerah sekitar Ibu Kota Nusantara. Hal itu mungkin, karena Kaltim punya stadion kapasitas mumpuni yang hanya perlu renovasi,” kata Nana, Marooners asal Sangatta yang sengaja datang menyaksikan band kesayangannya.

Konser Maroon 5 di Jakarta bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi juga bukti betapa musik mampu menyatukan ribuan orang dari berbagai latar belakang. Dengan energi, emosi, dan keseruan yang tercipta, malam itu akan selalu dikenang sebagai salah satu konser terbaik di tahun 2025. (UB)