Tren Jogging di Kutai Timur: Olahraga, Gaya Hidup, dan Harga Perlengkapannya

24 Februari 2025
285 dilihat
1 min read

Kutai Timur – Olahraga lari atau jogging kini semakin digandrungi masyarakat dan telah menjadi tren di berbagai kalangan. Selain mudah dilakukan, aktivitas ini memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Namun, seiring perkembangan zaman, jogging bukan sekadar olahraga biasa, melainkan telah berkembang menjadi gaya hidup yang didukung dengan berbagai perlengkapan modern.

Salah satu penggiat jogging di Sangatta, Munir Perdana, yang akrab disapa Bang Munir, telah menekuni hobi ini sejak tahun 2021. Menurutnya, berlari sejatinya merupakan aktivitas paling purba yang dilakukan manusia untuk bertahan hidup dan mencari makanan. Meski begitu, tidak semua orang memahami teknik berlari yang baik dan benar.

“Olahraga lari mengalami perkembangan pesat, terutama pasca pandemi COVID-19. Awalnya, jogging hanya dilakukan demi kesehatan, tetapi kini telah bergeser menjadi tren, bahkan menjadi ajang prestasi bagi mereka yang mengikuti lomba,” ujar Munir, belum lama ini.

BACA JUGA  Tren Kesehatan 2025, Anak Muda Semakin Peduli Gaya Hidup Sehat

Munir juga menjelaskan bahwa tren lari semakin berkembang di berbagai kota besar, termasuk di Sangatta, yang memiliki komunitas seperti Sangatta Play-on dan Indo Runner Sangatta. Bahkan, telah terbentuk Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) untuk menyatukan para pecinta olahraga ini.

Sebagai bagian dari gaya hidup modern, jogging kini didukung dengan berbagai perlengkapan yang menunjang kenyamanan dan performa. Mulai dari sepatu lari khusus, pakaian yang lebih ergonomis, hingga jam tangan pintar (smartwatch) yang dapat memantau detak jantung dan berbagai informasi kesehatan lainnya.

“Dulu, orang bisa berlari dengan sepatu apa saja. Tapi sekarang, teknologi yang dikembangkan produsen sepatu benar-benar memberikan kenyamanan dan performa lebih baik bagi pelari,” tambah Munir.

BACA JUGA  Persikutim United, Mimpi yang Kini Menjejak Rumput Nasional

Berdasarkan pantauan di sejumlah toko olahraga, harga perlengkapan jogging cukup beragam tergantung merek dan spesifikasinya. Sepatu lari, misalnya, berkisar antara Rp500 ribu hingga Rp3 juta untuk merek-merek ternama seperti Nike, Adidas, dan Asics. Pakaian olahraga berbahan dry-fit yang nyaman digunakan saat berlari umumnya dibanderol mulai dari Rp150 ribu hingga Rp800 ribu. Sementara itu, smartwatch dengan fitur pemantauan kesehatan dan GPS untuk pelari memiliki harga antara Rp1,5 juta hingga Rp7 juta, tergantung fitur dan merek seperti Garmin dan Apple Watch.

Namun, Munir menegaskan bahwa pemilihan perlengkapan tetap bergantung pada kebutuhan dan kemampuan masing-masing individu. Meskipun beberapa perlengkapan berlari memiliki harga yang cukup mahal, penggunaannya dapat memberikan manfaat lebih bagi para pelari dalam menjaga kesehatan dan meningkatkan pengalaman berlari mereka. (*/win)