Persikutim United Siap Jalani Liga 3, Bupati Bidik Promosi ke Liga 2

2 Oktober 2026
5 dilihat
1 min read

SANGATTA – Persikutim United mulai mematangkan persiapan menghadapi kompetisi Liga 3 musim ini. Tim kebanggaan masyarakat Kutai Timur (Kutim) tersebut akan menjalani kompetisi dengan format kandang-tandang atau home-away, dengan Stadion Kudungga Sangatta sebagai markas utama.

Persikutim United tergabung di Grup C bersama sejumlah klub dari berbagai daerah. Persaingan di grup tersebut akan mempertemukan Persikutim dengan Persekabpas Pasuruan, Pasuruan United dari Jawa Timur, Perseden Denpasar dari Bali, PSN Ngada dari Nusa Tenggara Timur, Donggala United FC dari Sulawesi Tengah, serta Persipani Paniai dan Persinab Nabire dari Papua Tengah.

Laga kandang Persikutim dijadwalkan mulai bergulir pada 31 Oktober 2026 di Stadion Kudungga.

Dalam kompetisi yang diperkirakan berlangsung sekitar empat bulan tersebut, Persikutim akan menjalani 14 pertandingan. Sebanyak tujuh laga dimainkan di kandang sendiri, sementara tujuh pertandingan lainnya akan dilakoni di markas lawan.

Format kompetisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi skuad Persikutim. Selain dituntut mampu tampil maksimal di hadapan pendukung sendiri, tim juga harus memiliki konsistensi ketika menjalani pertandingan tandang ke berbagai daerah.

BACA JUGA  Pemkab Kutim Siapkan Jaminan Kesehatan untuk 242.920 Jiwa, 24 Ribu Peserta Dialihkan ke Pemda

Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman pun menaruh harapan besar terhadap kiprah Persikutim United. Menurutnya, keikutsertaan Persikutim di Liga 3 harus menjadi momentum untuk meningkatkan prestasi sepak bola daerah.

Hal itu disampaikan Ardiansyah saat menemui para pemain Persikutim United seusai menjalani latihan di Kawasan Olahraga Kudungga, Sangatta Utara, Jumat (2/10/2026).

Ardiansyah berharap Persikutim tidak hanya mampu bertahan di kompetisi Liga 3, tetapi juga memiliki target untuk naik kasta ke Liga 2.

“Seluruh masyarakat berharap bahwa Persikutim yang hari ini masuk ke Liga 3, kita berharap bisa bertahan atau paling tidak bisa naik ke Liga 2,” kata Ardiansyah.

Untuk mencapai target tersebut, ia meminta skuad Persikutim menjaga kesiapan dengan latihan secara rutin. Menurutnya, persiapan yang matang menjadi salah satu modal penting sebelum tim menghadapi persaingan kompetisi.

“Ini latihan terus setiap hari,” ujarnya.

Ardiansyah juga menyebut Oktober akan menjadi bulan penting bagi Persikutim. Sebab, tim mulai menjalani pertandingan kandang di Stadion Kudungga dan akan mendapat dukungan langsung dari masyarakat Kutim.

BACA JUGA  115 Janjang Sawit Diduga Dicuri, Lima Pria Diamankan Polisi di Rantau Pulung

“Oktober akan main di sini. Ada beberapa klub yang akan bertanding di sini,” ucapnya.

Selain kesiapan tim, kondisi Stadion Kudungga juga menjadi perhatian. Ardiansyah memastikan stadion tersebut dalam kondisi yang cukup baik dan telah melalui proses evaluasi untuk digunakan sebagai lokasi pertandingan.

“Kita cukup bagus stadionnya. Ya, sudah dievaluasi juga bagus,” terangnya.

Dengan ditetapkannya Stadion Kudungga sebagai home base, Persikutim memiliki keuntungan bermain di hadapan publik sendiri. Dukungan suporter dan masyarakat Kutim diharapkan mampu menjadi tambahan motivasi bagi para pemain dalam menghadapi setiap pertandingan.

Perjalanan Persikutim di Liga 3 musim ini pun bukan sekadar soal mempertahankan eksistensi. Kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi skuad Kutim untuk menunjukkan kualitas sekaligus membuka jalan menuju level kompetisi yang lebih tinggi.

Ketika ditanya mengenai harapannya terhadap Persikutim United, Ardiansyah memberikan jawaban singkat namun tegas.

“Semoga menang. Itu aja,” pungkasnya.

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.