Gelar Apel Bulan K3 Nasional 2026, PT SKP–CNL Perkuat Budaya Kerja Aman

Kegiatan ini menjadi momen untuk memperkuat komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif.
28 Februari 2026
235 dilihat
2 mins read
Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 pada Senin (16/02) di area operasional perusahaan. (Istimewa)

Sangatta – Perkembangan dunia kerja membawa berbagai tantangan baru, termasuk dalam menjaga keselamatan dan kesehatan para pekerja. Risiko kecelakaan dan penyakit akibat kerja masih menjadi perhatian karena dapat berdampak pada produktivitas dan kelangsungan perusahaan. Menyadari hal tersebut, PT Sumber Kharisma Persada (SKP) dan PT Cipta Narada Lestari (CNL), anak usaha PT Astra Agro Lestari Tbk. (Astra Agro), menggelar Apel Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026 pada Senin (16/02) di area operasional perusahaan.

Kegiatan ini menjadi momen u18ntuk memperkuat komitmen perusahaan dalam membangun budaya kerja yang aman, sehat, dan produktif. Peringatan Bulan K3 juga bertepatan dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja, yang menjadi dasar penerapan K3 di Indonesia.

Sejalan dengan hal itu, kegiatan Apel Bulan K3 Nasional Tahun 2026 ini mengusung tema dari Kementerian Ketenagakerjaan “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif” serta subtema Astra Agro yakni “Memperkuat Transformasi Perilaku Berbasis Keselamatan dan Kesehatan Melalui Keterlibatan Pemimpin Dalam Membentuk Budaya Keselamatan dan Kesehatan Produktif”.

Tema tersebut menegaskan bahwa para pimpinan di setiap bagian harus memastikan lingkungan kerja tetap aman dan nyaman serta sistem keselamatan dijalankan secara konsisten.

Komitmen terhadap keselamatan kerja ini juga mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan bahwa setiap pekerja berhak pulang dengan selamat, sehingga produktivitas dan keselamatan harus berjalan beriringan.

BACA JUGA  Tuntut Pesangon Dibayar, Karyawan dan Serikat Pekerja Demo PT Anugerah Energitama di Bengalon

“Untuk itu, pekerja atau tenaga kerja di perusahaan wajib mendapatkan perlindungan keselamatan, yakni berhak pulang dengan selamat setelah menjalankan rutinitasnya masing-masing,” pesannya saat menjadi Inspektur Upacara Apel Bulan K3 Nasional Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2026 di RSUD Kanujoso Djatiwibowo, Balikpapan.

Manajemen PT SKP dan PT CNL, Ricky Oktavianus, dalam amanatnya menegaskan bahwa penerapan K3 menjadi faktor penting bagi kelangsungan perusahaan, selain produktivitas. Menurutnya, keselamatan kini menjadi prioritas utama yang harus dijalankan oleh seluruh karyawan Astra Agro Lestari.

“Penerapan K3 menjadi faktor yang tidak kalah penting dari produktivitas. Saat ini, keselamatan telah menjadi prioritas utama yang harus dijalankan oleh seluruh karyawan Astra Agro Lestari. Tanpa kepedulian pimpinan untuk memastikan timnya bekerja dengan aman, risiko kecelakaan akan selalu ada. Produktivitas tidak lebih berharga dari sebuah nyawa,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kemampuan karyawan menjadi hal penting untuk menghadapi perubahan dunia kerja modern, seperti digitalisasi industri, perubahan sektor energi, serta munculnya risiko kerja baru yang perlu ditangani secara profesional dan kolaboratif.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Apel Bulan K3 Nasional yang diikuti oleh seluruh administrasi kantor, mandor satu, staf, serta karyawan PT SKP dan PT CNL. Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga keselamatan dan kesehatan di tempat kerja.

BACA JUGA  Buka Puasa Bareng Media Massa, PT Swakarsa Sinarsentosa Ajak Sinergi Insan Pers

Sebagai bagian dari edukasi dan kampanye keselamatan, perusahaan juga menyerahkan hadiah lomba vlog Bulan K3 untuk kategori karyawan dan keluarga. Kegiatan ini menjadi sarana kreatif untuk menyebarkan pesan keselamatan, tidak hanya di lingkungan kerja tetapi juga di rumah bersama keluarga.

Selanjutnya, dilakukan simulasi penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) jenis powder. Kegiatan diawali dengan penjelasan mengenai teori segitiga api dan perbedaan penanganan api kecil dan api besar, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung oleh seluruh peserta apel. Kegiatan ditutup dengan simulasi pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) dengan studi kasus patah tangan, sebagai upaya meningkatkan kesiapan dalam menghadapi kondisi darurat.

Melalui peringatan Bulan K3 Nasional ini, PT SKP dan PT CNL menegaskan bahwa keselamatan bukan sekadar kepatuhan terhadap aturan, tetapi harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas kerja. Dengan keterlibatan aktif pimpinan dan seluruh karyawan, perusahaan optimistis dapat menekan angka kecelakaan kerja sekaligus menjaga operasional tetap berjalan secara aman dan bertanggung jawab.

Penulis: Redaksi Ulin Borneo