Antisipasi Macet saat Ramadan, Dishub Kutim Alihkan Rute Bus Karyawan KPC

3 Februari 2026
351 dilihat
1 min read

Sangatta – Menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 H, Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Timur bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kutim dan PT Kaltim Prima Coal (KPC) telah menyelenggarakan Rapat Koordinasi. Rapat ini bertujuan membentuk strategi bersama untuk mengantisipasi kemacetan lalu lintas, terutama pada jam-jam padat menjelang berbuka puasa.

“Rekayasa lalu lintas selama Ramadan difokuskan pada pengaturan angkutan karyawan serta pengendalian arus kendaraan di titik rawan kemacetan,” ucap Kasi Lalu Lintas Dishub Kutim, Zulkarnain, di Sangatta, Rabu, (3/2/2026).

Menurut Zulkarnain, potensi kemacetan terutama disebabkan oleh ramainya aktivitas penjual takjil di sepanjang ruas jalan tertentu. Untuk itu, pihaknya bersama mitra telah menyepakati sebuah skema rekayasa lalu lintas khusus yang mengatur pergerakan puluhan bus karyawan KPC.

BACA JUGA  Sambut Bulan Suci Ramadan, PT Philindo Jaya Perbolehkan Hal Ini ke Karyawannya

“Seiring adanya penjualan takjil, terdapat ruas jalan yang tidak dapat dilintasi. Oleh karena itu, arus kendaraan, khususnya bus angkutan karyawan akan dialihkan,” terangnya.

Rekayasa ini akan diberlakukan penuh selama satu bulan Ramadan. Pelaksanaannya dijadwalkan setiap hari pada pukul 16.30 WITA hingga 18.15 WITA, yang merupakan puncak keramaian sebelum waktu berbuka.

Berdasarkan skema yang disepakati, bus karyawan hanya diperbolehkan melintasi rute tertentu, yaitu sepanjang Jalan Yos Sudarso I hingga depan Gedung Buana Mekar di Kecamatan Sangatta Utara. Pengalihan arus ini bertujuan menghindari titik-titik rawan penjualan takjil yang biasanya memadati jalan utama.

Untuk mengawasi implementasinya, petugas gabungan dari Dishub Kutim dan Satlantas Polres Kutim akan melakukan penjagaan secara langsung. Titik pemantauan utama akan berada di area putaran depan Gedung Buana Mekar.

BACA JUGA  Komitmen Bangun Desa, Bupati Ardiansyah Resmikan Listrik PLN 24 Jam di Desa Pengadan

“Kami juga akan memasang spanduk imbauan kepada masyarakat terkait adanya pengalihan dan pemutaran arus bus karyawan,” tambah Zulkarnain.

Langkah proaktif ini diambil tidak semata untuk mencegah kepadatan lalu lintas. Lebih dari itu, kebijakan ini dimaksudkan untuk menciptakan situasi yang aman dan tertib bagi semua pihak, baik para pembeli takjil, penjual, maupun pengguna jalan lainnya selama menjalani ibadah di bulan Ramadan.

Penulis : Muh. Ayyub

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.