Batik Kutim Naik Level: Disperindag Sarankan Kain Ramah Iklim Tropis

19 November 2025
312 dilihat
1 min read

Sangatta – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Timur menunjukkan sikap profesional dengan menghormati mekanisme bisnis antara perajin batik lokal dan pemasok bahan baku. Meski demikian, Disperindag tetap memberikan edukasi dan saran konstruktif terkait pemilihan bahan yang nyaman dan sesuai dengan iklim tropis di Kutai Timur.

Kepala Disperindag Kutai Timur, Nora Ramadani, menegaskan bahwa hubungan antara perajin batik dan pemasok bahan baku sepenuhnya merupakan ranah otonomi pelaku usaha. 

“Kalau bahan baku biasanya karena mereka sifatnya B to B (business to business), jadi kalau misalkan pembatik bahan bakunya lebih kepada mereka sendiri,” ujarnya.

Namun, Disperindag tidak tinggal diam dan tetap memberikan edukasi serta saran terkait pemilihan jenis kain yang lebih sesuai dengan iklim daerah tropis. Nora menjelaskan bahwa kain yang nyaman dan tidak panas sangat penting, mengingat suhu dan kelembaban yang tinggi di Kutai Timur. 

BACA JUGA  Demi Layanan Hukum Terpadu, Kejari Kutim Bangun Gedung Baru

“Kita selalu sarankan bahan baku yang misalkan nyaman untuk dipakai karena Kutai Timur beriklim tropis, jadi jangan yang bahannya panas,” jelasnya.

Meskipun memberikan saran, Nora menegaskan bahwa keputusan pemilihan bahan baku tetap berada di tangan perajin batik. “Tapi lebih kepada hanya saran saja, pemilihannya tetap di mereka, karena sistemnya mereka swasta murni,” tambahnya.

Pendekatan ini merupakan bagian dari upaya Disperindag untuk meningkatkan kualitas produk batik khas Kutai Timur, tanpa mengintervensi kebebasan bisnis para perajin. Disperindag berharap saran tersebut dapat memperkuat daya saing produk batik lokal dan menambah nilai jualnya di pasar, sekaligus memastikan kenyamanan konsumen yang menggunakan produk batik tersebut. (ADV)

BACA JUGA  Magic Land, Magic Vision: Kutim Menyalakan Harapan Pembangunan Berkelanjutan