20 Pramuka Kutim Dilepas ke Jamnas untuk Bentuk Generasi Muda

10 Agustus 2026
310 dilihat
1 min read

SANGATTA – Dua puluh anggota Gerakan Pramuka Kabupaten Kutai Timur (Kutim) resmi diberangkatkan untuk mengikuti Jambore Nasional (Jamnas). Pelepasan kontingen dilakukan Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman di halaman Kantor Bupati pada Senin, 10 Agustus 2026. 

Kontingen terdiri atas 16 Pramuka Penggalang yang terbagi dalam Regu Enggang untuk putra dan Regu Ulin untuk putri. Mereka didampingi dua pembina serta dua perwakilan kontingen. Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kutim Asti Mazar Bulang turut mendampingi prosesi pelepasan.

Ardiansyah mengatakan Pramuka memiliki fungsi penting dalam membentuk generasi muda yang disiplin, tangguh, dan memiliki rasa kebangsaan. Menurut dia, gerakan kepanduan tidak sekadar aktivitas ekstrakurikuler, tetapi dapat menjadi bagian dari proses menyiapkan calon pemimpin.

BACA JUGA  Pemerintah Didorong Percepat Pengakuan Wehea sebagai Masyarakat Hukum Adat

Ia juga membagikan pengalaman ketika mengikuti kegiatan Pramuka pada 1976. Saat itu ia tidak terpilih menjadi peserta Jambore Nasional, tetapi kemudian meraih predikat sebagai Siswa Teladan. Pengalaman tersebut, kata Ardiansyah, menunjukkan bahwa kegagalan dalam satu kesempatan tidak seharusnya menjadi alasan untuk berhenti berusaha.

Bupati meminta peserta menjaga sikap selama mengikuti kegiatan dan menjunjung nama baik Kutim. Ia menilai daerah memiliki kekayaan sumber daya alam, tetapi tantangan berikutnya adalah membangun kualitas manusia yang mampu mengelolanya.

Para orang tua juga diminta terus memberikan dukungan moral kepada anak selama mengikuti Jamnas. Menurut Ardiansyah, pengalaman berada di lingkungan pramuka nasional dapat memperluas wawasan dan melatih kemandirian peserta.

BACA JUGA  BPK Jadwalkan Audit LKPD Kutim Tahun 2025

Pelepasan ditandai dengan pemakaian rompi kontingen kepada perwakilan peserta dan dilanjutkan foto bersama. Bagi Pemkab Kutim, keberangkatan tersebut bukan sekadar pengiriman peserta ke ajang nasional, melainkan kesempatan menanamkan pengalaman dan pendidikan karakter. (ADV/ProkopimKutim/UB)

 

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published.